10 GUNUNG BERAPI TERNAMA MULAI DARI YANG BESAR DAN GANAS SAMPAI YANG TELAH JINAK, INDONESIA MERUPAKAN SALAH SATU NEGERI YANG MEMILIKI GUNUNG BERAPI TERBANYAK DI DUNIA SERTA MERUPAKAN PUSAT LINGKARAN GUNUNG BERAPI DI KAWASAN ASIA PASIFIK. LUKE CLARK MENGHADIRKAN SEPULUH GUNUNG BERAPI TERNAMA DI KAWASAN YANG DILALUI JARINGAN MASKAPAI MANDALA DAN SEKITARNYA
1 MERAPI
Untuk ketegangan yang sebenarnya, Gunung Merapi menempati posisi puncak dalam daftar kami. Lokasinya yang berada dekat Jogjakarta merupakan tempat tinggal banyak orang yang memilih untuk bermukim pada lereng Merapai yang subur - walaupun disebut sebagai ‘volkano dekade’ karena seringnya gunung ini meletus.
Aktif sejak tahun 1548, letusan Merapi menyumbangkan tujuh juta kubik ton atas lerengnya setiap tahun. Menurut para ahli sejarah, gunung ini merupakan penyebab hancurnya Borobudur pada abad 11. Saat dalam keadaan aman, agen travel sering mengadakan paket perjalanan malam hari untuk melihat pemandangan lava gunung Merapi pada sisi timur. Walau demikian, para pengunjung tetap disarankan untuk berhati-hati. Layaknya keraton Jogja, anda mungkin lebih baik untuk mengagumi gunung ini dari kejauhan.
2 SEMERU
Gunung Semeru (gambar di latar) merupakan gunung berapi tertinggi di pulau Jawa dengan ketinggian 3676 m. Dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Mahameru atau gunung raksasa, para pemeluk agama Hindu menganggap gunung ini sebagai gunung paling suci di Indonesia dan ayah dari gunung Agung di Bali. Menurut legenda, para dewa memindahkan gunung Semeru dari kawasan Himalaya dan meletakkannya di pulau Jawa. Dalam proses nya, gunung ini ‘melahirkan’ beberapa anak gunung lagi di Pulau Jawa. Sebagai salah satu yang paling aktif di pulau Jawa, menurut beberapa buku wisata, butuh tiga hari untuk mendaki puncaknya disaat aktivitasnya sedang menurun.
3 BROMO
Digambarkan sebagai corong yang tertanam ditengah lautan debu dan pasir, Gunung Bromo menawarkan pemandangan sangat indah, dengan lanskap yang telah menjadi inspirasi bagi berbagai mitos dan legenda. Tarmasuk gunung dengan pemandangan paling indah di Nusantara, Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru juga menawarkan kesempatan bagi para pengunjung untuk mengedarai kuda poni Tengger sampai ke bibir kawah, dimana pemandangannya seperti permukaan bulan. Salah satu gunung dengan pemandangan dini hari paling indah di Jawa, apabila ada tempat yang menawarkan perasaan seperti di Middle Earth-nya Lord of The Ring, Bromo lah tempatnya.
4 KRAKATAU
Tidak berlebihan apabila Krakatau disebut sebagai gunung berapi paling ternama di dunia. Pulau vulkanik yang terletak di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatra merupakan daerah wisata terkenal yang dapat dicapai dengan boat. Namun gunung yang ada sekarang diberi nama ‘Anak Krakatau’, yang merupakan pecahan dari gunung aslinya. Saat gunung ini meledak pada tahun 1883, Krakatau menyemburkan debu sejauh 80 kilometer ke angkasa. Masyarakat sejauh 4.600 kilometer dari Krakatau mengira ada suara letusan senjata yang sangat keras. Letusanya bahkan terdengar di Sydney dengan kekuatan 10,000 kali bom Hiroshima. Para pengunjung di sisi timur pulau dianjurkan untuk menjauhi daerah sekitar gunung tersebut.
5 RINJANI
Tidak jauh dari Bali, Gunung Rinjani yang terletak di pulau Lombok merupakan gunung sakral bagi masyarakat Sasak maupun Bali – dan juga bagi mereka yang telah mendaki gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini. Merupakan pemenang bersama penghargaan World Legacy Award tahun 2004, Jalur Rinjani memakan waktu tiga hari untuk ditempuh, dari Senaru ke bibir kawah lalu turun ke danau kawah yang biru dan lanjut ke Sembulan Lawang. Dikenal sebagai salah satu jalur pendakian terkenal di kawasannya, perjalanan ini menawarkan pemandangan pegunungan serta laut yang sangat indah dan juga kesempatan untuk melihat rusa, monyet macaque serta musang secara langsung.
6 SUMBING
Sekitar 125km dari Jogja dan Semarang, dan dianggap sebagai suami dari Gunung Sundoro, bentuk kerucut Gunung Sumbing yang sempurna memiliki muatan yang penting – makam salah satu wali yang membawa Islam ke Jawa. Para penganut kepercayaan menandai Idul Fitri, akhir dari bulan puasa, setiap tahunnya dengan mengunjungi makam ini. Termasuk pendakian yang menantang melewati lereng tajam dan gas sulfur, mereka yang meraih puncaknya akan menikmati pemandangan garis awan dan bentangan Jawa Tengah di bawahnya yang spektakuler
7 AGUNG
Merupakan gunung berapi di Bali yang paling aktif, Gunung Agung yang berkabut dipandang sebagai pusat kehidupan Bali, pusat semesta alam. Setiap kuil di Bali memiliki pagoda yang dipersembahkan kepada Agung, dan gunung itu dianggap sebagai tahta sang raja. Pura Besakih, ‘ibu kuil’ di lereng Gunung Agung adalah tempat yang paling keramat di Bali, dan festival tahunannya selama bulan ke sepuluh kalendar lunar diadakan di seluruh pulau. Dalam cuaca cerah pendakiannya relatif mudah, banyak pengunjung mulai sekitar pukul 10 malam agar sampai di puncak pada waktu fajar – untuk menikmati sebuah pemandangan yang pantas dipersembahkan bagi para dewa.
8 BATUR
Pasangan bagi Agung, Batur mempunyai danau kawah berdiameter 11km. Berbentuk seperti piring dengan danau di dasarnya, kerucut Batur muncul dengan dramatis dari dalam air. Danau ini merupakan salah satu tempat berpemandangan terindah di Bali, dan paling bagus dilihat dari atas di Penelokan, sebelum menuruni tepi danau menuju Kedisan untuk menikmati mata air panasnya yang konon memiliki potensi menyembuhkan. Di seberang sungai adalah Trunyan, ditempati oleh penduduk Bali asli. Buku-buku panduan tidak menyarankan mendaki Batur, karena anda akan diserbu berbagai pedagang yang agresif – sebagai gantinya, nikmati saja pemandangannya.
9 PLATO DIENG
Sekitar 80 km dari Jogja dan 2093m di atas permukaan laut, Plato Dieng adalah rumah bagi kompleks kuil Hindu tertua. Berlokasi di plato berkabut yang terpencil, ada sarang-sarang aktivitas gunung berapi di rawa kaldera dari gunung berapi yang runtuh. Diambil dari kata-kata ‘Kediaman Dewa-Dewa’, Dieng dahulu merupakan kota kuil yang sibuk, dan memiliki sekitar 400 kuil-kuil dari abad ke-8 dan ke-9. Berjalanlah selama 3 jam dari desa Dieng – termasuk Telaga Warna yang indah – untuk benar-benar merasakan dibawa ke dunia lain.
10 SIBAYAK
Hanya beberapa jam perjalanan bus dari Medan, Gunung Sibayak merupakan salah satu gunung berapi Indonesia yang dapat diakses, memiliki saluran-saluran uap yang menarik, dan batu-batuan sulfur berwarna kuning terang. Di arah barat laut dari kota Brastagi adalah Rumah Peristirahatan Multinasional Sibayak. Dari situ, anda dapat berjalan dengan mudah selama tiga jam ke puncak lalu turun melalui tangga-tangga batu. Selanjutnya, singgah sejenak di mata air panas yang menenangkan dekat Semengat Gunung di perjalanan pulang. Setelah sampai di rumah, berceritalah pada kawan-kawan anda bahwa anda telah memasuki dunia para penakluk gunung berapi yang membanggakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar